Eksepsi adalah teknik penanganan jika terjadi kesalahan pada saat menjalankan program tanpa harus menghentikan program tersebut. Sebagai contoh suatu bilangan yang dibagi dengan 0 akan menghasilkan jawaban yang tidak terdefenisi, hal ini akan membuat error program. Jika terjadi kegagalan karena eksepsi maka program akan otomatis terhenti. Untuk menangani hal program akan terhenti maka pada pemrograman java dikenal penanganan eksepsi. Contoh sederhana penganganan ini adalah dengan menggunakan statement try dan catch. secara default program dijalankan pada statement try namun jika terjadi eksepsi maka cath yang selanjutnya akan dijalankan.
Contoh : 1. Pembagian bilangan 12/0.
try{
System.out.println(“hasil 12 / 0 adalah : ” + 12/0);
System.out.println(“Pada blok ini terjadi eksepsi”);
}
catch{
System.out.println(“Block ini akan dijalankan jika terjadi eksepsi”);
}
Contoh : 2.Sekarang coba lakukan pembagian bilangan dengan angka 2
try{
System.out.println(“hasil 12 / 2 adalah : ” + 12/2);
System.out.println(“Pada blok ini terjadi eksepsi”);
}
catch{
System.out.println(“Block ini akan dijalankan jika terjadi eksepsi”);
}
Ketik dan jalankan kedua contoh program diatas dan lihat perbedaannya. Dapat dilihat pada contoh pertama program pada block catch akan dijalankan, dan pada contoh kedua block catch tidak akan dijalankan. Hal ini dikarenakan block catch{……} hanya akan dijalankan jika terjadi eksepsi pada block try{……….}.
Sekarang kita telah mengetahui cara menggunakan statement try dan catch. Gampang bukan..????
Java juga menyertakan statement finally yang selalu akan dijalankan baik jika terjadi eksepsi maupun tidak. Berikut Merupakan cara penggunaannya
try{
//…………………………………………program pada block try
}
catch{
//……………………………………….program pada block catch
}
finally{
//……………………………………..program pada block finally
//bagian ini akan selalu dijalankan baik jika terjadi eksepsi maupun tidak
}
Anda dapat berekspresi sendiri untuk mencoba statement finally diatas.
Selamat mencoba